Pelayanan

Pendeta John Wesley

Geadley Lian's picture

Suatu ketika dulu ada seorang pendeta muda yg baru saja menamatkan kuliahnya di sekolah tealogia & dihantar ke sebuah gereja methodist di London.Dia begitu teruja saat berada di sidang itu soalnya saat memeriksa jumlah jemaat semuanya 250 orang.Tetapi saat hari minggu menjelang,yg hadir ke gereja hanya 25 orang dari waktu ke waktu,sehingga pada suatu saat pendeta muda ini mendapat idea yaitu "membeli sebuah peti mati",karna usahanya tidak membuahkan hasil "berkunjung dari rumah ke rumah".

Perumpamaan bagi sebuah Pelayanan

Geadley Lian's picture

Kita umpama emas yg sangat berharga di mata Tuhan & kita juga umpama nelayan yg terus berusaha menangkap ikan di laut,pelayanan kita umpama jala atau pukat serta jiwa2 yg tersesat umpama ikan di laut.Kita sentiasa akan terus berusaha menjalakan jiwa2 yg masih tersesat di dunia ini tanpa berputus asa & setiap pelayanan harus memiliki kuasa doa agar ia mjadi sebuah pelayanan yg sangat berarti di mata Tuhan.

Kesempatan Melayani

Geadley Lian's picture

Saat kumulai sadar adakah aku bisa radikal bagi Tuhan dalam hidupku & aku mulai bertanya pada diri kusendiri adakah aku banar2 dipakai oleh Tuhan dalam pelayananku.Aku merasa sangat jauh dari Tuhan pada suatu ketika & aku mencoba sedaya upayaku mendekatkankan diriku dengan Tuhan saatku lemah dalam pecobaan.Aku menyadari bahwa kekuatanku tidak setanding orang2 yang benar teguh & berpegang pada janji Allah.Aku sungguh2 merindukan pekerjaan Roh Kudus dalam gereja & membangunkan generasi muda yang masih terlelap mata rohaninya.

Syndicate content
Disclaimer | Situs ini dibuat oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) © 2008-2012 | Buku Tamu | E-mail: webmastersabda.org
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran