Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDA Space Teens

Loading

Suatu Kehormatan yang Kamu Dapatkan

andrea's picture

Kejadian 49:5-7

Lewi adalah anak ketiga dari 12
bersaudara keturunan Yakub. Dalam kisah kehidupannya, alkitab mencatat bahwa
Lewi pernah melakukan suatu kesalahan yang besar bersama saudaranya Simeon.
Kejadian 34 mencatat tentang kemarahan Lewi dan Simeon karena saudara mereka,
Dina diperkosa oleh Sikhem. Lewi dan Simeon membunuh seluruh kaum kerabat
Sikhem dengan tipu muslihat mereka. Akibat kesalahannya tersebut, Simeon dan
Lewi tidak mendapat berkat dari Yakub. Tetapi cerita tidak berakhir sampai di
sini. sejarah belum berkahir. nama Lewi terus disebut bahkan hingga akhirnya
Lewi menjadi satu-satunya umat yang Allah khususkan untuk melayani.

Menarik sekali ketika kita
membaca kisah tentang orang-orang Lewi. Allah mengkhususkan orang-orang Lewi
menjadi orang-orang yang memiliki hak istimewa untuk melayani Allah secara
langsung. Bahkan dalam kitab Bilangan pasal
3 memberikan statemen bahwa orang-orang Lewi adalah sebagai pengganti anak
sulung (anak sulung adalah kepunyaan Tuhan). Kalau kita melihat betapa
istimewanya orang-orang Lewi bagi Allah, saya tidak melihat alasan yang cukup
tepat dan masuk akal mengapa Allah memilih Lewi. Mengapa Allah tidak memilih
Yehuda anak sulung yang hebat dan gagah sebagai suku yang dipilih? (walaupun
Yehuda mendapat berkat bahwa kerajaannyaan akan kokoh), mengapa Allah bahkan
tidak memilih Yusuf yang hidupnya sangat menjadi berkat untuk menempati posisi
imam? Allah malah memilih Lewi. saya terus mencari alasan yang cukup masuk
akal, tetapi belum mendapatkannya (kalau ada yang tahu tolong beri tahu saya).
Yang saya mengerti dari firman ini adalah Allah memilih orang-orang yang tidak
layak untuk melayani-Nya. Orang-orang yang tidak sempurna, yang pernah
melakukan kesalahan, yang tidak pantas, yang bajingan, yang parah2. Allah bisa
memilihnya dan mengkhususkannya untuk melayani DIa (tanpa alasan yang jelas).

Hari ini kalau kita merasa tidak
cukup baik untuk menjadi pelayan Allah, jangan takut. Allah bersedia
mencurahkan anugerahnya untuk memakai orang-orang yang tidak sempurna untuk
menjadi pelayan-Nya. Bersediakah kita menerima kehormatan ini?

Tidak ada orang yang
terlalu suci sehingga pantas untuk melayani Allah, bahkan tidak ada orang yang
terlalu berdosa yang tidak pantas untuk melayani-Nya.

Disclaimer | Situs ini dibuat oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) © 2008-2016 | Buku Tamu | E-mail: webmastersabda.org
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran