Wuiih...serunya menjadi bagian dari euphoria Piala Champions Eropa tahun ini. Gimana enggak, kontestan babak semifinalnya aja diikuti empat tim dari empat kompetisi terbaik di dunia (minus Liga Premier Inggris tentunya). Inter Milan. Barcelona, Bayern Munich, Olympique Lyon..
Woow.. Ga kebayang siapa yang bakal mencicip tropi piala Champions taon ini.. Diatas kertas emang sasang juara bertahan, Barcelona punya kans yang paling gede, terlebih lagi prestasinya, baik di liga domestik maupun di tingkat internasional ga diragukan lagi. Tapi…selama bola itu bundar, apapun bisa terjadi di lapangan, bung.. (sebenernya ini ngarep Inter yang jadi juara..hehehe..)
Nah ternyata sepakbola bias dianalogikan dengan dunia pelayanan. Pelayanan menuntut strategi dan team work . Para pelayan Tuhan (baca: kita) ga bias bekerja sendiri alias individu. Kenapa? Karena lawan yang kita hadapi (iblis) ternyata sangat kompak dan terorganisir (Mar 3:26)
Coba sejenak kita pejamkan mata dan membayangkan kita berada di lapangan hijau dan mengenakan kostum “Heaven Football Club” (Heaven FC). Lho kenapa musti Heaven FC?? Suatu club sepakbola biasa mengadopsi nama dari tempat asalnya. Karena kita bukan berasal dari dunia, tapi dari rumah Bapa kita, so pasti nama Heaven FC megang banget deh..
Aturan maennya sepakbola banget. Kita berjuang agar memasukkan gol sebanyak mungkin dan menjaga sebisa mungkin tidak kebobolan. Mencetak gol berarti menjangkau jiwa yang belum mengenal Tuhan sekaligus membawa jiwa dalam pengenalan sejati akan Allah. Namun mungkin iblis berhasil memasukkan bola ke gawang, ini adalah kondisi dimana kita gagal mempertahankan jiwa (jiwa terhilang karena dicolong iblis)..
Pelatih kita adalah Tuhan Yesus sendiri. Dia pernah merasakan menjadi pemain, bahkan pernah dianugrahi gelar pemain terbaik sepanjang masa. Pastinya selama kita mengikuti instruksi sang pelatih, semua lawan bakal dibabat habis..hohoho.. Tentunya suporter kita adalah para malaikat sorgawi. Kalo di persebaya terkenal Bonek (bondo nekat) sebagai wadah suporternya. Heven FC beda, disini kita punya Boim (bondo iman alias modal iman).. Kalo Bonek biasa berulah biki kegaduhan dan kerusuhan, Boim sangat santun, selama pertandingan Boim menaikkan doa dan pujian penyembahan..hehehe…
Kita pun menempati posisi masing-masing sesuai dengan karunia yang Tuhan berikan dalam pelayanan. Mungkin kita adalah seorang nabi, Rasul, Gembala, Pengajar, atau Penginjil (Efesus 4:11). Ini dia posisi-posisinya..
Kiper (Gembala)
Kiper ibarat palang pintu, penjaga terakhir agar gawang ga kebobolan. Kiper diberi hak khusus, yaitu menyentuh bola dengan tangan. Kiper bak seorang gembala, gembala pun bertugas menyentuh jiwa dan melakukan pendekatan personal agar jiwa tidak dicuri iblis. Gembala emang paling jago soal memulihkan hati yang terluka dan membalut luka batin.
Stopper/Libero/Bek (Pengajar)
Pemain di posisi ini difokuskan untuk membangun pertahanan (membaca serangan lawan, melakukan pressing dan merebut bola lawan). Mirip dengan Pengajar, karunia jawatan ini membangun jemaat dalam pengajaran alkitabiah sehingga dengan pengenalan akan Firman Tuhan, jiwa tidak mudah dicolong iblis.
Gelandang Bertahan (Nabi)
Seorang Gelandang bertahan ibarat roda penyeimbang di lini tengah. Ketika diserang, ia berupaya merebut bola sebelum masuk ke daerah pertahanan, dan ketika mendapat bola ia merupakan inisiator serangan. Posisi ini layaknya seorang nabi. Nabi memiliki kepekaan dalam mendengar suara Tuhan, sehingga ia bias melakukan koreksi dan evaluasi agar kinerja pelayanan seimbang.
Gelandang Serang (Rasul)
Gelandang serang musti seorang yang kreatif dalam membangun serangan, ia musti cerdas dalam membuat pergerakan yang mengecoh lawan lalu memberi umpan kepada striker. Kebanyakan playmaker beroperasi di posisi ini. Nah, gelandang serang bias diumpamakan rasul. Rasul ibarat leader dalam pelayanan. Ia seorang penyampai visi dan mengkoordinir rekan sekerja agar berjalan dalam visi tersebut.
Striker (Penginjil)
Striker adalah target man dalam mencetak gol. Seorang striker selain dituntut punya naluri dan penempatan posisi yang baik, juga harus bermental baja, karena ia pasti mendapat kawalan ketat ketika menyisir di daerah lawan. Penginjil pun merupakan target man dalam menjangkau jiwa, ia musti kuat dan tegar, karena mungkin ia bakal diutus ke tempat-tempat yang menjadi teritorinya iblis. Hiiii…
Nah hal yang perlu diingat, meski tiap posisi punya spesifikasi tersendiri. Namun yang namanya teamwork, pastilah semua menjadi tanggung jawab bersama. Misalnya mencetak gol bukan hanya tanggung jawab striker, siapapun boleh mencetak gol. Begitu juga menjangkau jiwa, bukan cuma tugas penginjil, siapapun boleh, apakah itu Pengajar, Nabi, Rasul bahkan Gembala.
Sodaraku, kita semua yang udah lahir baru pastilah punya salah satu posis tersebut. Karena jauuuuh sebelum kita dilahirkan pun, Ia telah merancangkan karunia paling tepat bagi kita, agar kita bias dipakai Nya luar biasa jadi alat Nya yang terindah..
Biarkan Roh Mu tetap menyala-nyala!!
Forza Heaven FC!