Saat kumulai sadar adakah aku bisa radikal bagi Tuhan dalam hidupku & aku mulai bertanya pada diri kusendiri adakah aku banar2 dipakai oleh Tuhan dalam pelayananku.Aku merasa sangat jauh dari Tuhan pada suatu ketika & aku mencoba sedaya upayaku mendekatkankan diriku dengan Tuhan saatku lemah dalam pecobaan.Aku menyadari bahwa kekuatanku tidak setanding orang2 yang benar teguh & berpegang pada janji Allah.Aku sungguh2 merindukan pekerjaan Roh Kudus dalam gereja & membangunkan generasi muda yang masih terlelap mata rohaninya.
Hatiku mulai rasa ngak enak karena pelayananku gayanya seperti tidak berarti karna persepahaman antara para pemuzik tidak begitu sempurna.Pikirku,bagaimana mau melayani jika tidak punya kerjasama antara satu sama lain karna pada pendapatku kalo sebuah pelayanan itu tanpa kehadiran Roh Kudus,ia menjadi sebuah pelayanan yang sia2.Setelah setahun aku berehat yaitu tahun 2009,mereka hanya memfokuskan pada satu kumpulan saja tanpa mengambil kira orang lain yang sebenarnya juga punya bakat.Kumpulan yang selalu menjadi fokus ini pula merasakan bahwa mereka hebat dari orang lain.
Setelah aku kembali melayani,aku coba mengubah situasi ini & mengingatkan mereka tentang bagaimana situasi ini di tangani pada tahun 2008.Di situlah bermulanya ketidakbersepahaman antara para pemuzik.Gereja kami amat merindukan pekerjaan Roh Kudus agar bisa membangun seperti sebilangan gereja2 Tuhan yang lain.Apabila kami coba menggerakkan yang masih bersekolah untuk berani tampil,ternyata perasaan malu itu terlalu kuat menguasai hati.Sehingga saat ini aku tidak tegur gara2 peringatan itu & apa yang aku harap biarlah Tuhan mengubah hati mereka agar bisa sadar dari semua yang terjadi.
Sebenarnya aku hampir berputus asa karna tidak memiliki peluang pada awalnya.Tetapi ternyata dengan sedikit keberanian untuk bersuara,Tuhan masih mengizinkan aku melayani.Aku harap blog ini bisa membangunkan para users yang lain agar menjadikan zaman muda itu lebih bermakna & terus aktif melayani Tuhan selagi ada waktu buat anda.