Susan Susan Susan
Kalau gede mau jadi apa?
Aku kepingin pinter biar jadi dokter
Masih pada ingat lagu diatas ga? Kalau tidak salah lagu itu dulu dilantunkan oleh Susan barengan sama Ria Enes.
Ngomong-ngomong soal cita-cita, jadi ingat cita-citaku dulu. Orangtua selalu bilang belajar yang rajin biar jadi anak pinter nanti jadi dokter, insinyur, pilot dll. Dan itulah yang kulakukan, walau jarang belajar tapi aku selalu memiliki cita-cita yang tinggi untuk diraih.
Cita-cita pertamaku mungkin agak berlebihan. Aku ingin menjadi penari balet. Hal ini terjadi karena pengaruh buku-buku komik yang kubaca dulu. Tokoh cantik-cantik, cakep-cakep dan tarian mereka indah sekali. Siapa yang tidak ingin menjadi seperti mereka? Namun sayang cita-citaku harus kandas sebelum aku memulainya, di kota tempatku tinggal tidak ada kursus tari balet, yang ada hanya kursus tari jawa. Aku harus puas belajar tari merak setiap sore.
Cita-citaku berikutnya tidak kalah hebat dibanding yang pertama. Aku ingin memiliki pekerjaan yang membuatku bisa melanglang buana, pergi dari satu tempat ke tempat lain, bertemu dengan banyak orang dan mempelajari budaya baru. Satu pekerjaan yang memenuhi persyaratan diatas adalah pramugari. Apalagi waktu melihat mbak-mbak pramugari yang turun dari pesawat, mereka tinggi, cantik, putih, semampai, popoknya TOP banget. Namun lagi-lagi cita-cita itu harus kandas, ketika aku harus memakai kacamata karena kemampuan mataku menurun. Padahal menurut informasi yang kudapatkan dulu, seorang pramugari tidak boleh memakai kacamata.
Cita-citaku yang paling awet dan masih kusimpan hingga saat ini adalah menjadi penulis komik. Sepertinya cita-cita ini juga terlalu muluk. Tapi biarlah, toh pepatah berkata supaya kita memiliki cita-cita setinggi langit.