hujan
Sensasi mandi mewah ala Tuhan
Hari ini Tuhan tampak begitu sibuknya. Ia menampung damai dan sukacita dalam kirbat Nya hingga meluap-luap, lalu Tuhan memompanya dengan pompa Roh bertekanan tinggi melalui pipa surgawi, hingga mengalir ke shower Nya..
Dan byurrr.... Hujan pun turun membasahi bumi, menyentuh lembut dedaunan, membasuh tanah gersang. Hujan awal september ini beda, ketika rintiknya menitik di pipiku.. Yup! Itu pastilah ciuman sayang dari Tuhan..
Tik..tik..tik..
Ah,,Tuhan mengajakku bermain air..hihihi..
Imlek 2009
Apa yang istimewa imlek tahun ini?
Dibandingkan tahun lalu imlek tahun ini tidak seramai dan seistimewa dulu. Bahkan mungkin ini adalah tahun pertama ak merasakan imlek yang sepi tanpa greget. Memang keluargaku bukan keturunan tiong hoa yang merayakan imlek secara turun temurun, tapi karena dulu mayoritas tetanggaku adalah warga keturunan jadi kami ikut merasakan meriahnya imlek seperti halnya Natal dan Lebaran.
Jadi Payung
Musim hujan nampaknya sudah menyapa. Sekarang setiap sore hari setelah pulang sekolah, biasanya aku masih ditahan oleh derasnya hujan yang turun. Terpaksa menunggu dulu di kantor barang 1 sampai 2 jam. Sebenarnya ak membawa jas hujan, tapi ak lebih suka menunggu agak reda kemudian pulang ke rumah daripada melawan angin dan terpaan air hujan di wajahku.