Tidak ada salahnya jika kita minta maaf kepada orang yang membuat kita kecewa. Memang sih kalau dipikir-pikir, kita 'kan yang dirugikan, kok malah kita yang minta maaf duluan? Tuhan Yesus sudah mengampuni semua dosa kita dan menebus hidup kita. Seharusnya, hidup kita masuk dalam maut karena kita banyak melakukan dosa, tetapi Tuhan Yesus yang membebaskan kita. Terima kasih Tuhan.
Untuk itu, kalau ada orang yang berbuat salah, bahkan menyakiti hati kita, membuat kecewa sampai kita susah untuk melupakannya, datang pada Tuhan dan minta pertolongan-Nya. Kita bisa minta pada Tuhan supaya Ia memampukan kita untuk mengampuni orang tersebut dan melupakan kesalahannya. Jika kita berusaha dengan kekuatan sendiri untuk mengampuni seseorang, kita tidak akan pernah bisa. Namun, dengan pertolongan Tuhan dan kasih-Nya, kita pasti bisa mengampuni, bahkan tidak meninggalkan luka dalam hati kita, tetapi memberikan damai sejahtera.
Tuhan Yesus sudah lebih dahulu mengasihi kita, maka kita pun harus mengasihi sesama kita juga. Hayooo ... apakah teman-teman masih susah untuk mengampuni? Jangan ditunda ya! Datang pada Tuhan, dan terlebih dahulu kita harus memohon ampun pada-Nya atas dosa-dosa kita, termasuk rasa susah mengampuni yang masih kita miliki. Setelah itu, minta pertolongan dan kemampuan mengampuni dari-Nya, ambil komitmen untuk hidup di dalam Tuhan, dan melakukan rekonsiliasi. Tuhan pasti akan menolong kita dalam pemulihan hubungan kita dengan sesama.