Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDA Space Teens

Loading

Longing

Nael's picture

Kerinduan.
Kalo dipikir-pikir, rasa rindu adalah rasa
yang senang sekaligus sedih. Pernahkah kita merasakan rindu pada
seseorang? Pasti senang saat memikirkannya dan mengingat segala tingkah
lakunya. Tetapi sedih pula ketika harus mengetahui tidak akan bertemu
dengannya dalam beberapa waktu. Kerinduan dapat datang jika kita
mengenal orang itu, kemudian mengasihinya. Intinya kerinduan timbul
dari kasih.

Seperti itulah seharusnya kerinduan kita kepada
Tuhan yang begitu sangat mengasihi kita. Ia yang mengasihi manusia
sampai rela mati di atas kayu salib, masa Ia tidak rindu pada manusia
yang Ia kasihi?
Tuhan rindu agar kita datang kepadaNya dengan hati
yang tulus. Ia rindu agar kita selalu dekat denganNya, melalui
FirmanNya yang telah Ia nyatakan, melalui perbuatan ajaib yang telah Ia
tunjukkan. Ia rindu pada respon kita terhadap kasihNya.

Nah,maukah
kita mengabulkan rasa rindu Tuhan pada diri kita yang hina ini? Dalam
Alkitab ada satu tokoh yang dapat kita teladani tentang hal kerinduan.
Tokoh ini adalah Raja Daud.
Mzm 63:2
"Ya Allah, Engkaulah
Allahku, aku mencari Engkau , jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu
kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair."

Ya,
lihat saja apa yang Raja Daud katakan, Ia rindu kepada Tuhan dan
melakukan tindakan yaitu mencari-cari Tuhan seperti tanah yang
benar-benar membutuhkan air. Lihat saja, kitab yang ditulisnya yaitu
kitab Mazmur adalah Kitab yang paling banyak memiliki pasal (150 pasal)
dan dengan jumlah ayat paling banyak (2461 ayat). Raja Daud sungguh
benar-benar menunjukkan kerinduanNya pada Tuhan.

Marilah kita
belajar untuk rindu kepada Tuhan, untuk mengasihiNya setulus hati. Yang
membuat kita merasakan sesuatu yang kurang ketika tidak membaca
FirmanNya, ketika kita tidak berdoa, ketika kita tidak ke gereja, dan
ketika kita tidak melakukan FirmanNya.

Mzm 42:2
"Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah."

kerinduan terhadap Tuhan

Yoshua's picture

Jadi inget salah satu klip nya donghaeng yg titelnya passion.

Diceritakan seorang anak laki2 yg naksir seorang gadis dengan membawa satu buket bunga. Sang anak merayu dengan berbagai kata namun sang gadis tidak bergeming. Akhirnya sang anak berdoa (dengan sedikit memaksa), "Tuhan, lakukan sesuatu!" Sebenarnya hati Tuhan sedih, "kenapa sih tidak bisa mengarahkan perhatian kepada Ku, barang sedikit saja.. Aku pasti akan membalas cintamu berkali lipat" terlihat di samping Tuhan sekeranjang bunga dan hadiah2 lain yg ia sediakan bagi sang anak.

Sobat, mungkin orang lain bisa menolak cinta kita. Namun Tuhan ga akan menolak cinta kita, meski kita terbatas dalam mengasihi Nya Laughing

<- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

^^

Nael's picture

Yeah,, I know that clip..hehe
Ya, kadang kita mengabaikan Tuhan dan merasa Tuhan itu tidak memiliki rasa rindu terhadap diri kita. Padahal Ia rindu sekali membuat kita bahagia..
Yang perlu kita perhatikan fokus kepada Tuhan, prioritas fokus kita yang pertama kepada Tuhan dulu baru sesama, kemudian diri sendiri..
:)

<- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Disclaimer | Situs ini dibuat oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) © 2008-2016 | Buku Tamu | E-mail: webmastersabda.org
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran